Jakarta, Mediatrans.id – Suasana khidmat mewarnai acara Walimatusafar dan Pelepasan Jamaah Umroh anggota Koperasi KSTKBM Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (4/9/2025).
Sebanyak enam orang berangkat ke Tanah Suci, terdiri dari lima tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dan satu karyawan koperasi, dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh koperasi.
Nama-nama yang diberangkatkan adalah Karyudi, Ropiudin, Rasma, Ahmad Gozali, Heri Saputra, dan Lia. Ketua Koperasi KSTKBM Asep Slamet mengatakan, program umroh gratis merupakan wujud komitmen pengurus koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, khususnya di bidang keagamaan.
“Program ini kami laksanakan setiap tahun melalui pengundian pada Rapat Anggota Tahunan (RAT). Kami percaya, perjalanan umroh ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga upaya memperkuat keimanan dan membawa semangat baru dalam bekerja,” ujar Asep.
Ketua APBMI DKI Jakarta, Capt. H. Suwondo, mengapresiasi langkah koperasi yang telah memberangkatkan enam anggota TKBM ke Tanah Suci.
“Pengurus koperasi telah menjalankan manajemen yang baik. Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi asosiasi lain. Jaga kekompakan, manfaatkan waktu untuk berdoa,” ucapnya.
Kepala KSOP Pelabuhan Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, menyebut pelepasan jamaah umroh ini sebagai momen istimewa.
“Alhamdulillah enam orang akan berangkat ke Tanah Suci. Ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tapi juga apresiasi terhadap kepedulian koperasi. Semoga menjadi inspirasi dan para jamaah diberi kemudahan serta kelancaran. Jangan lupa mendoakan kebaikan kita semua dan Pelabuhan Tanjung Priok agar tetap aman dan lancar,” kata Heru.
Pelepasan jamaah umroh ini turut dihadiri perwakilan travel Safaroh Fathul Islam. Sedangkan tausiyah Umroh disampaikan KH Jam’an Alwani, S.Pd.I.Dalam nasihatnya, KH. Jam’an mengingatkan yang hadir untuk menjaga ketulusan niat dan mengambil pelajaran dari ibadah umroh.
“Semua yang ada di dunia ini sementara. Haji dan umroh mengajarkan kita kerendahan hati. Banyak simbol-simbol pelaksanaan ibadah umroh yang penuh dengan hikmah. Bagaimana sunah minum air zamzam dengan berdiri, tahalul memotong rambut sekaligus memangkas pikiran-pikiran buruk. Kita doakan semoga pulang nanti menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa dan saling berjabat tangan, menandai berangkatnya rombongan menuju Tanah Suci dengan penuh harapan akan umroh yang mabrur.













