Jakarta, Mediatrans.id — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok mengimplementasikan Program Bantuan Pelindo Sehat Tahun 2025 melalui dukungan terhadap Program Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) bagi masyarakat Kelurahan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (2/1) di Lantai 9 Kantor Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok. Program Stop BABS merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan serta membangun perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Melalui program ini, Pelindo berupaya menekan potensi pencemaran lingkungan yang timbul akibat praktik buang air besar sembarangan, sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih higienis dan layak huni.
Implementasi program ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kesehatan dan kualitas hidup sehari-hari.
Kegiatan ini dihadiri oleh Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, beserta jajaran manajemen, serta Lurah Kelurahan Tanjung Priok, Febrio Eka Putra. Kehadiran pemerintah kelurahan menegaskan pentingnya kolaborasi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam menghadirkan program sosial yang tepat sasaran dan berdampak nyata.
Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menyatakan bahwa implementasi Program Stop BABS diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.
“Melalui Program Pelindo Sehat, kami ingin berkontribusi nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan. Pelindo berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tanjung Priok,” ujarnya.*













