Jakarta, Mediatrans.id – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat kinerja gemilang sepanjang Januari–Agustus 2025. Perusahaan terminal petikemas di bawah Pelindo ini berhasil membukukan throughput sebesar 2.316.744 TEUs, naik 13,8% dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.036.044 TEUs.
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menegaskan bahwa capaian ini tak lepas dari kepercayaan pengguna jasa.
“Peningkatan ini tidak lepas dari kepercayaan pengguna jasa terhadap IPC TPK. Kepercayaan ini kami pertahankan dengan menghadirkan inovasi layanan agar proses distribusi logistik lebih efektif dan efisien,” ujarnya, Senin (15/9).
Khusus pada Agustus 2025, kinerja IPC TPK juga menorehkan pertumbuhan positif sebesar 7,18%. Realisasi throughput bulan tersebut mencapai 307.559 TEUs, meningkat dari 286.951 TEUs pada Agustus 2024.
Lonjakan kinerja IPC TPK ditopang oleh kenaikan berbagai komoditas strategis di sejumlah wilayah.
Di Provinsi Lampung, ekspor kopi, pisang segar, dan karet meningkat signifikan, disertai impor pakan ternak seperti animal feed supplement, corn gluten meal, dan squid liver powder.
Di Sumatera Selatan, pertumbuhan didorong ekspor kelapa dan produk kayu, sementara di Sumatera Barat ekspor kakao melonjak lebih dari 100% serta muatan domestik semen naik 77,5%.
Di Pontianak, peningkatan throughput didorong perusahaan pelayaran dengan rata-rata pertumbuhan 13%.Pramestie menegaskan IPC TPK akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini.
“Ke depannya, kami akan terus memperkuat kinerja operasional secara berkelanjutan melalui inovasi hingga kolaborasi dengan stakeholder terhadap kebutuhan pengguna jasa,” tutupnya.* (PR/MT-01)













